Skip to main content

AUKUS dan Kawasan Asia-Pasifik

Presiden Amerika Serikat Joe Biden bersama para pemimpin AUKUS yaitu Inggris dan Australia akan melakukan pengembangan rudal hipersonik sebagai reaksi atas peningkatan militer China di kawasan Asia-Pasifik. Tentu program pengembangan rudal hipersonik akan membawa kawasan Asia ke dalam situasi perang yang nyata (Real Time). Ini sangat berbahaya. Jika kondisi semakin tidak kondusif maka negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang tergabung dalam organisasi ASEAN harus mempersenjatai dengan kekuatan militer yang lebih besar. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan diri. Jika tidak kawasan Asia Tenggara bisa menjadi korban dari pecahnya perang antara aliansi AUKUS melawan China dan Korea Utara. Ini sudah saatnya adanya perubahan kebijakan mengenai kerjasama militer yang menunjukkan bahwa kawasan Asia-Pasifik tidak sedang dalam keadaan baik-baik saja karena perang bisa terjadi kapan saja  dan hal ini merupakan ancaman besar bagi kita semua.
Septo Indarto
HRInnovative

Comments

Popular posts from this blog

the Development of SMEs in Indonesia

The Development of SMEs in Indonesia Small and Medium Enterprises (SMEs) in Indonesia play a significant role in the country's economic growth. They contribute to job creation, poverty reduction, and regional economic development. Over the years, the Indonesian government has introduced various initiatives to support SMEs, including access to financing, training programs, and simplified business regulations. Despite facing challenges such as limited access to technology and global competition, many SMEs have shown resilience, especially by embracing digital transformation to reach wider markets. Perkembangan UKM di Indonesia Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi negara. UKM berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, pengurangan kemiskinan, dan pengembangan ekonomi daerah. Selama bertahun-tahun, pemerintah Indonesia telah memperkenalkan berbagai inisiatif untuk mendukung UKM, termasuk akses pembiayaan, program pelatihan, dan ...

Penggunaan Do You Know dan Did You Know

 "Do you know" dan "Did you know" memiliki perbedaan dalam penggunaan waktu dan maksud. 1. Do you know: digunakan untuk menanyakan apakah seseorang mengetahui sesuatu saat ini atau pada waktu sekarang. Contoh: Do you know where the nearest restaurant is? (Apakah kamu tahu di mana restoran terdekat sekarang?) 2. Did you know: digunakan untuk menanyakan apakah seseorang pernah mengetahui sesuatu di masa lalu atau memberi tahu mereka sesuatu yang mungkin baru bagi mereka. Contoh: Did you know that tigers can swim? (Apakah kamu tahu bahwa harimau bisa berenang?) Intinya, "do you know" lebih berkaitan dengan situasi sekarang, sementara "did you know" sering digunakan untuk memberi informasi atau memeriksa pengetahuan yang sudah ada di masa lalu.

Personal Branding Dalam Dunia Politik