Skip to main content

Penemuan Susu Bubuk

Penemuan bangsa Rusia yang mendunia salah satunya adalah proses pembuatan susu bubuk. Proses pembuatan susu bubuk pertama kali berasal dari daerah terpencil di Siberia. Pada tahun 1792, Ivan Erich yang berprofesi sebagai seorang penerjemah menulis di Dauria (Wilayah Transbaikal). Dia menulis orang Mongol telah berhasil membekukan susu di musim dingin. Mereka mengeringkan ini di bawah sinar matahari yang menguapkan bagian airnya sehingga menghasilkan susu bubuk. Kemudian seorang dokter bernama Osip Krichevsky memperkenalkan alat penyimpanan susu ini kepada masyarakat luas. Dia bekerja sebagai seorang dokter di pabrik peleburan perak Nerchinsk wilayah Transbaikal (berjarak lebih dari 5000 Km dari kota Moscow). Dia memberi saran kepada pihak angkatan laut Rusia bahwa susu bubuk bisa berguna dalam pelayaran angkatan laut karena makanan segar dan bergizi sangat diperlukan dalam pelayaran. Krichevsky menggunakan teknologi untuk menyimpan susu di Nerchinsk. Pada tahun 1832 produksi susu bubuk pertama kali di mulai di St. Petersburg. 
Septo Indarto
HRInnovative. 

Comments

Popular posts from this blog

the Development of SMEs in Indonesia

The Development of SMEs in Indonesia Small and Medium Enterprises (SMEs) in Indonesia play a significant role in the country's economic growth. They contribute to job creation, poverty reduction, and regional economic development. Over the years, the Indonesian government has introduced various initiatives to support SMEs, including access to financing, training programs, and simplified business regulations. Despite facing challenges such as limited access to technology and global competition, many SMEs have shown resilience, especially by embracing digital transformation to reach wider markets. Perkembangan UKM di Indonesia Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi negara. UKM berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, pengurangan kemiskinan, dan pengembangan ekonomi daerah. Selama bertahun-tahun, pemerintah Indonesia telah memperkenalkan berbagai inisiatif untuk mendukung UKM, termasuk akses pembiayaan, program pelatihan, dan ...

Penggunaan Do You Know dan Did You Know

 "Do you know" dan "Did you know" memiliki perbedaan dalam penggunaan waktu dan maksud. 1. Do you know: digunakan untuk menanyakan apakah seseorang mengetahui sesuatu saat ini atau pada waktu sekarang. Contoh: Do you know where the nearest restaurant is? (Apakah kamu tahu di mana restoran terdekat sekarang?) 2. Did you know: digunakan untuk menanyakan apakah seseorang pernah mengetahui sesuatu di masa lalu atau memberi tahu mereka sesuatu yang mungkin baru bagi mereka. Contoh: Did you know that tigers can swim? (Apakah kamu tahu bahwa harimau bisa berenang?) Intinya, "do you know" lebih berkaitan dengan situasi sekarang, sementara "did you know" sering digunakan untuk memberi informasi atau memeriksa pengetahuan yang sudah ada di masa lalu.

Personal Branding Dalam Dunia Politik