Skip to main content

The Power of Dream

 Power of Dream

Orang yang mempunyai the power of dream berarti dia telah melihat kesuksesannya dikemudian hari walaupun untuk mewujudkan kesuksesan tersebut harus dengan kerja keras dan strategi yang matang.

Ketika Anda mempunyai the power of dream janganlah hal itu diabaikan dan dibuang jauh-jauh kekuatan itu karena jika diabaikan dan dibuang jauh-jauh maka Anda telah menutup diri untuk mencapai sukses.

The power of dream adalah sebuah gambaran untuk mencapai kesuksesan bagi semua akal yang aktif. Karena akal yang aktif akan selalu berpikir bagaimana kesuksesan itu dapat diraih.

The power of dream para ilmuwan, seniman dan penulis banyak mempengaruhi cara mereka berpikir dan bertindak sehingga mendorong mereka untuk bergerak maju, bereksperimen, berimajinasi, menjabarkan gagasan untuk menghasilkan sesuatu.

David McClelland seorang guru besar psikologi dari Universitas Harvard menunjukkan bahwa tentang keberhasilan akan memberikan motivasi yang kuat pada orang-orang yang mempunyai kemauan keras untuk maju.

Comments

Popular posts from this blog

the Development of SMEs in Indonesia

The Development of SMEs in Indonesia Small and Medium Enterprises (SMEs) in Indonesia play a significant role in the country's economic growth. They contribute to job creation, poverty reduction, and regional economic development. Over the years, the Indonesian government has introduced various initiatives to support SMEs, including access to financing, training programs, and simplified business regulations. Despite facing challenges such as limited access to technology and global competition, many SMEs have shown resilience, especially by embracing digital transformation to reach wider markets. Perkembangan UKM di Indonesia Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi negara. UKM berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, pengurangan kemiskinan, dan pengembangan ekonomi daerah. Selama bertahun-tahun, pemerintah Indonesia telah memperkenalkan berbagai inisiatif untuk mendukung UKM, termasuk akses pembiayaan, program pelatihan, dan ...

Penggunaan Do You Know dan Did You Know

 "Do you know" dan "Did you know" memiliki perbedaan dalam penggunaan waktu dan maksud. 1. Do you know: digunakan untuk menanyakan apakah seseorang mengetahui sesuatu saat ini atau pada waktu sekarang. Contoh: Do you know where the nearest restaurant is? (Apakah kamu tahu di mana restoran terdekat sekarang?) 2. Did you know: digunakan untuk menanyakan apakah seseorang pernah mengetahui sesuatu di masa lalu atau memberi tahu mereka sesuatu yang mungkin baru bagi mereka. Contoh: Did you know that tigers can swim? (Apakah kamu tahu bahwa harimau bisa berenang?) Intinya, "do you know" lebih berkaitan dengan situasi sekarang, sementara "did you know" sering digunakan untuk memberi informasi atau memeriksa pengetahuan yang sudah ada di masa lalu.

Personal Branding Dalam Dunia Politik