Skip to main content

Penggunaan Kalimat Sort of

 Kalimat dengan "sort of" digunakan untuk menyampaikan sesuatu yang tidak sepenuhnya pasti atau tepat, seperti mengatakan "agak", "semacam", atau "seperti". Ini adalah ungkapan yang menunjukkan ketidakpastian atau perkiraan. Berikut beberapa cara penggunaannya:

1. Menjelaskan sesuatu yang tidak pasti atau tidak jelas:

"It's sort of complicated." (Ini agak rumit.)

"He was sort of angry." (Dia semacam marah.)

2. Menjelaskan sesuatu yang mirip dengan sesuatu yang lain:

"It's sort of like a cake, but softer." (Ini semacam kue, tapi lebih lembut.)

"The movie was sort of a mix between a drama and a thriller." (Filmnya semacam campuran antara drama dan thriller.)


3. Menunjukkan ketidaktegasan atau keengganan memberikan pernyataan langsung:

"I sort of like the idea, but I'm not sure." (Saya agak suka dengan idenya, tapi saya tidak yakin.)

"She’s sort of my friend." (Dia semacam teman saya.

Ungkapan ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, terutama dalam bahasa Inggris informal, untuk meredakan pernyataan atau menyatakan sesuatu den

gan lebih hati-hati.


Comments

Popular posts from this blog

the Development of SMEs in Indonesia

The Development of SMEs in Indonesia Small and Medium Enterprises (SMEs) in Indonesia play a significant role in the country's economic growth. They contribute to job creation, poverty reduction, and regional economic development. Over the years, the Indonesian government has introduced various initiatives to support SMEs, including access to financing, training programs, and simplified business regulations. Despite facing challenges such as limited access to technology and global competition, many SMEs have shown resilience, especially by embracing digital transformation to reach wider markets. Perkembangan UKM di Indonesia Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi negara. UKM berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, pengurangan kemiskinan, dan pengembangan ekonomi daerah. Selama bertahun-tahun, pemerintah Indonesia telah memperkenalkan berbagai inisiatif untuk mendukung UKM, termasuk akses pembiayaan, program pelatihan, dan ...

Penggunaan Do You Know dan Did You Know

 "Do you know" dan "Did you know" memiliki perbedaan dalam penggunaan waktu dan maksud. 1. Do you know: digunakan untuk menanyakan apakah seseorang mengetahui sesuatu saat ini atau pada waktu sekarang. Contoh: Do you know where the nearest restaurant is? (Apakah kamu tahu di mana restoran terdekat sekarang?) 2. Did you know: digunakan untuk menanyakan apakah seseorang pernah mengetahui sesuatu di masa lalu atau memberi tahu mereka sesuatu yang mungkin baru bagi mereka. Contoh: Did you know that tigers can swim? (Apakah kamu tahu bahwa harimau bisa berenang?) Intinya, "do you know" lebih berkaitan dengan situasi sekarang, sementara "did you know" sering digunakan untuk memberi informasi atau memeriksa pengetahuan yang sudah ada di masa lalu.

Kenapa Terjadi PHK Di Indonesia Dalam Pandangan The Global Strategist

Dulu Presiden Soeharto selalu menolak konsep pasar bebas diterapkan di Indonesia, karena kapitalisme itu sangat kejam dan watak orang Indonesia itu bukan persaingan melainkan kebersamaan. Kita bisa lihat foto-foto orang Indonesia di IG semua cerita foto sama-sama teman dan keluarga. Sekarang ketika Indonesia diminta untuk menerapkan sistem kapitalisme oleh dunia barat, hasilnya adalah banyak perusahaan tutup dan PHK di mana-mana.  Sekarang orang Indonesia itu hidup di luar budaya dan jiwanya karena keberhasilan negara-negara Barat menekan negara kita setelah reformasi 1998. Akibatnya korupsi meningkat, pendidikan hancur, toleransi beragama hancur, gerakan radikal dimana-mana, penggunaan narkotik dimana-mana, kelompok LGBT terus berkembang, persaingan antar negara Indonesia tidak berdaya. Indonesia sedang dalam kondisi dimana tekanan politik barat sudah terlalu menekan sampai pada kehidupan pribadi, sampai akhirnya banyak orang frustasi, bisnis berjalan tetapi ketika besar harus han...