Skip to main content

present continuous tense dalam konteks dunia kerja:

Berikut adalah beberapa contoh kalimat present continuous tense dalam konteks dunia kerja:

1. "I am working on the new marketing strategy right now."
2. "She is attending a virtual conference this afternoon."
3. "They are developing a new software feature for our app."
4. "We are preparing the annual financial report at the moment."
5. "He is meeting with clients to discuss their feedback."

Kalimat-kalimat ini menggambarkan tindakan yang sedang berlangsung saat ini dalam lingkungan kerja.

Tentu, berikut percakapan dalam present continuous tense di lingkungan kerja:

Anna:  Hi, David! What are you working on right now?

 David: Hi, Anna! Iā€™m preparing the quarterly sales report. Iā€™m gathering all the data and analyzing the trends.

Anna: That sounds important. Iā€™m actually reviewing the marketing strategy for the next quarter. Iā€™m also meeting with the design team this afternoon to discuss new campaign ideas.

David: Nice! I hope the meeting goes well. Iā€™m just finalizing some graphs and charts to include in the report.

Anna: Great, Iā€™m sure it will look impressive. By the way, are you attending the team meeting later?

David:Yes, Iā€™m planning to join. Iā€™m also presenting some of the key findings from the report.

Anna: Thatā€™s excellent. Iā€™m also preparing a brief update on the marketing initiatives. Maybe we can sync up before the meeting?

David: Absolutely. Iā€™m available for a quick chat in about an hour. Letā€™s catch up then.

Anna: Perfect! Iā€™ll see you soon.

Percakapan ini menunjukkan penggunaan present continuous tense untuk menggambarkan kegiatan yang sedang berlangsung di lingkungan kerja.

Comments

Popular posts from this blog

Personal Branding Dalam Dunia Politik

Menjadi Presiden

Kenapa Banyak Industri Manufaktur Indonesia Bangkrut?

Semenjak Covid-19, ekonomi Indonesia berjalan sangat lambat, berbagai upaya untuk memulihkan ekonomi nasional dilakukan. Tetapi hasilnya tidak seperti diharapkan walaupun pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5 persen pertahun tetapi kelas menengah pasca Covid-19 semakin tertekan keadaannya dan terjadi PHK massal dimana-mana. Industri manufaktur tutup. Perang Ukraina vs Rusia dan perang di kawasan Timur Tengah yang membuat harga energi menjadi mahal dan memukul ekspor membuat daya saing global Indonesia di bidang perdagangan menurun. Berbicara industri manufaktur bangkrut karena memang sejak lama industri manufaktur kita masih banyak mempertahankan mesin-mesin lama untuk memproduksi produk. Trend teknologi di industri manufaktur dunia, banyak pabrik tidak segera meng-upgrade nya dengan alasan masih layak pakai untuk dipertahankan. Ini semua memicu pengembangan inovasi produk - produk baru terhambat. Belum lagi banyak kebijakan yang tumpang tindih sehingga menyulitkan pengusaha un...